Sunday, February 3, 2019

Substansi Manajemen Pendidikan Lebih Dari Sekedar 'Bagian'

Substansi Manajemen Pendidikan Lebih Dari Sekedar 'Bagian'

erviana/jasminerviana@gmail.com

Sumber : Google.com
Pengelolaan pendidikan dalam suatu lembaga pendidikan (sekolah) melibatkan beberapa substansi manajemen atau administrasi pendidikan. Manajemen keuangan, manajemen hubungan masyarakat, dan manajemen sarana dan prasarana. Setiap manajemen memiliki peran dan fungsin masing-masing, namun semuanya saling berkaitan satu sama lain dan memiliki pengaruh yang sama besar terhadap kemajuan sekolah dan pencapaian tujuan pendidikan yang optimal, tentu saja dalam proses pelaksanaan tanggungjawab setiap manajemen terdapat beberapa kendala atau hambatan yang mengakibatkan ketidaklancaran penyelenggaraan kegiatan manajemen. Perencanaan, pengorganisasian, penggerakan pemantauan, pengawasan, dan  penilaian merupakan fungsi-fungsi yang disematkan pada setiap manajemen agar dapat melaksanakan kegiatannya dengan baik.
Perencanaan merupakan langkah pertama dari setiap keputusan yang akan diambil dalam pengauran setiap substansi manajmen pendidikan, sehingga dalm tahap ini segala rumusan dan kebisanaan harus dirapatkan dengan seksama agar ada kesamaan strategi untuk mencapai tujuan bersama. Setelah itu diadakan suatu pengorganisasia yang tujuannya adalah memudahkan pembagian kerja dan metode terhadap substanis yang tengah dihadapi. Adanya pengorganisasian akan mempercepat langkah penanganan dan penghematan tenaga. Setelah itu terdapat penggerakan yang berfungsi sebagai pemacu antusiasme dalam pelaksanaan kegiatan manajemen. Banyak sekali manfaat yang dapat diambil apabila fungsi penggerakan ini benar-benar dijalankan dengan baik. tidak hanya kinerja para pegawai yang akan semakin meningkat, tapi juga seluruh kegiatan akan berjalan dengan efektif dan efisien. Hal tersebutu berpengaruh pula terhadap hasil kerja pada tiam manajemen yang akan memberikan pengaruh positi terhadap ‘image’ atau citra sekolah di mata masyarakat. Namun jika fungsi penggerakan tidak berjlan dengna akan berdampak serius pada keberlangsungan suatu sekolah itu sendiri. Apabila ketiga langkah tersebut sudah digungsikan dengan optimall maka perlu diadakan pemantauan agar kualitas kerja yang dilakukan benar-benar efektif dan tidak ada isitilah gaji buta dalam tiap-tiap substansi. Tidak hanya itu, pengawasan juga akan membantu mengidentifikasi pihak-pihak yang tidak berkompeten ataupun tidak professional dalam bekerja. Sehingga setelah adanya penilain yang telah membenarkan hasil pemantau dan pengawasan akan dapat ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Penilaian yang jujur dan akurat akan berhasil menciptakan sebuah soluis dari tiap-tiap masalah yang ada, dapat meningkatkan sistem kerja yang telah ada, dan orientasi target akan lebiih optimal dalam usaha pencapaiannya. Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa sangat prlu adanya kesadaran diri dari setiap individu dalam mengelola substansi yang dipertanggungjawabkannya serta perlu adanya kerjasama yang antara semua substansi manajemen pendidikan agar tujuan yang telah ditentukan dapat tercapai.

No comments:

Post a Comment

Silahkan suarakan idemu setelah membaca tulisan di atas. terimakasih